JAKARTA, MNCCTVNews.id — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri memastikan bahwa bantuan pemerintah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pemerintah daerah (Pemda) pada Tahun Anggaran (TA) 2027 tetap ada.
<span;>> “Berdasarkan hasil koordinasi dengan Menteri Keuangan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2 triliun untuk TA 2027,” ujar Tito.
Ia menjelaskan, anggaran tersebut dibagi menjadi dua bagian, yakni Rp1 triliun untuk bantuan pemerintah kepada Pemda melalui Kemendagri, dan Rp1 triliun lainnya sebagai insentif fiskal dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kepada daerah.
Menurut Mendagri, kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat untuk terus mendorong Pemda agar lebih inovatif, mandiri, dan berprestasi dalam mengelola keuangan daerah serta mempercepat akses keuangan masyarakat.
Selama tahun 2026, Kemendagri telah menggelar ajang Apresiasi Pemda Berprestasi. Ajang tersebut mempertandingkan daerah dalam tiga gelombang dan enam regional, dengan kategori penilaian yang berbeda di setiap gelombangnya.
Sebagai contoh, pada gelombang pertama tahun 2026, Kemendagri menggelar apresiasi berdasarkan empat kategori, yaitu Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.
Masing-masing kategori terdiri atas peringkat I, II, dan III untuk tingkat kabupaten, kota, dan provinsi.
Sebagai bentuk apresiasi, Kemendagri memberikan bantuan pemerintah kepada para pemenang.
<span;>> “Pemda yang berprestasi harus diberi apresiasi. Ini agar daerah lain juga terpacu untuk berkinerja lebih baik,” tutup Tito.
Naskah Berita//Redaktur MNCC TV//MAHFUDIN


