Program 35 Ton Beras Sasar 1.000 Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten bangka di Delapan Kecamatan Kabupaten Bangka, Penyaluran Dilakukan Bertahap
MNCCTV NEWS
BANGKA — Kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup berhenti pada kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Semangat gotong royong dan keberpihakan kepada rakyat tersebut terus diupayakan Rudi Center bersama DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka melalui program bakti sosial berupa penyaluran bantuan beras bagi keluarga yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan kembali dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pemali dan Kecamatan Mendo Barat, pada Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan pangan yang diprakarsai Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Rudianto Tjen, dengan total bantuan mencapai 35 ton beras yang disalurkan secara bertahap ke delapan kecamatan di Kabupaten Bangka.
Program tersebut menyasar sekitar 1.000 keluarga penerima manfaat. Melalui bantuan ini, Rudi Center dan PDI Perjuangan berharap dapat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Pemali: Bantuan Pangan sebagai Wujud Kepedulian kepada Rakyat
Penyaluran bantuan di Kecamatan Pemali menjadi bagian dari upaya Rudi Center bersama DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka untuk memastikan kehadiran program sosial dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka, Erigustian, S.H., hadir bersama Arnia, Anastasius, Aboul Ala Almaududi, S.H., Fathurrahman, Alek, Rikko S.H, serta jajaran pengurus DPC dan PAC.
Erigustian mengatakan, bantuan beras tersebut merupakan bentuk kepedulian Rudi Center dan PDI Perjuangan kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Menurutnya, kepedulian terhadap rakyat harus diwujudkan melalui langkah konkret, dengan tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong.
“Harapan kami, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat. Kepedulian tidak cukup hanya disampaikan melalui ucapan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh rakyat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendataan penerima bantuan dilakukan melalui pengurus partai di tingkat ranting, kelurahan, dan desa. Mekanisme tersebut diharapkan membantu penyaluran agar lebih terarah dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Erigustian juga menyampaikan salam dari Rudianto Tjen yang belum dapat hadir secara langsung karena memiliki agenda lain. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menciptakan suasana yang kondusif, serta tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah kebersamaan.
Baginya, kegiatan sosial bukan semata-mata tentang penyaluran bantuan, melainkan juga upaya memperkuat hubungan antara masyarakat dan para pihak yang berkomitmen untuk hadir membantu.
Erigustian Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
Selain menyampaikan pesan kepedulian sosial, Erigustian turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Kebiasaan membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara membakar berpotensi memicu kebakaran yang dapat mengancam permukiman, kesehatan warga, dan kelestarian lingkungan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing. Hindari pembakaran sampah sembarangan dan jangan membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan harus dimulai dari kesadaran kita sendiri,” tegasnya.
Erigustian juga mengimbau warga agar segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Menurutnya, langkah cepat, kewaspadaan, dan semangat gotong royong menjadi kunci untuk mencegah kebakaran meluas serta menjaga Kabupaten Bangka tetap aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Lingkungan yang terjaga merupakan tanggung jawab bersama. Mari saling mengingatkan dan bergotong royong agar wilayah kita tetap aman, sehat, dan terhindar dari karhutla,” tambahnya.
Mendo Barat: Memperluas Manfaat dan Memperkuat Solidaritas Sosial
Setelah penyaluran di Kecamatan Pemali, kegiatan bantuan beras dilanjutkan ke Kecamatan Mendo Barat sebagai bagian dari distribusi bertahap yang menyasar delapan kecamatan di Kabupaten Bangka.
Melalui perluasan penyaluran tersebut, Rudi Center bersama DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka berupaya agar bantuan pangan dapat menjangkau lebih banyak keluarga penerima manfaat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen untuk terus membangun solidaritas sosial dan menumbuhkan budaya saling membantu.
Direktur Yayasan Rudi Center, Imam Wahyudi, menegaskan bahwa keberpihakan kepada masyarakat perlu dibuktikan melalui kehadiran dan tindakan yang memberikan manfaat nyata.
“Bagaimana kita bisa disebut dekat dengan rakyat kalau tidak hadir dan peduli? Inilah kesempatan untuk mendengar kebutuhan masyarakat sekaligus membantu sesuai kemampuan yang kita miliki,” kata Imam.
Ia berharap kegiatan bakti sosial tersebut tidak berhenti pada penyaluran bantuan beras, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitar.
Imam turut mengajak generasi muda untuk mengambil bagian dalam kegiatan kemasyarakatan, membangun kepekaan sosial, dan memperkuat semangat gotong royong sebagai bagian dari kehidupan berbangsa.
Selain bantuan pangan, Rudi Center bersama PDI Perjuangan juga menjalankan berbagai program sosial lainnya, termasuk operasi katarak gratis yang direncanakan mencapai puncak pelaksanaan pada pekan keempat Oktober 2026.
Bantuan Beras, Harapan bagi Keluarga Penerima
Bagi keluarga penerima manfaat, bantuan beras menjadi dukungan nyata untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit mengurangi beban pengeluaran keluarga.
Salah seorang warga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan makan keluarga. Semoga Pak Rudianto Tjen, Rudi Center, dan seluruh pengurus selalu diberikan kesehatan dan kelancaran,” tuturnya.
Melalui program penyaluran 35 ton beras yang menyasar sekitar 1.000 keluarga di delapan kecamatan, Rudi Center bersama DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka berharap manfaat bantuan dapat dirasakan secara bertahap oleh masyarakat yang membutuhkan.
Dari Kecamatan Pemali hingga Kecamatan Mendo Barat, kegiatan ini membawa pesan bahwa kepedulian terhadap rakyat harus berjalan beriringan dengan penguatan solidaritas, budaya gotong royong, dan tanggung jawab menjaga lingkungan.
Sebab, membangun kesejahteraan masyarakat bukan hanya tentang membantu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga tentang menumbuhkan kepedulian bersama demi kehidupan yang lebih baik, lingkungan yang lestari, dan masa depan generasi mendatang.
Redaksi: Anas N.70
Rudi Center Salurkan Bantuan Beras di Pemali dan Mendo Barat, Erigustian Ajak Warga Perkuat Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini


