MEDAN, MNCCTVNews.id- | Mencari keadilan tak juga didapatkan Nurjanah (24) alias Inur. Ibu hamil yang dianiya oleh Raihan warga Kelurahan Pekan Labuhan tersebut melaporkan pelaku ke Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan namun kasus terkesan diendapkan, Senin (19/10/2026).
Ceritanya mendapati orangtua yang dituduh diduga mencuri di rumah si Minah. Saat berkunjung terakhir korban tiba-tiba merasa ada hantaman benda keras di belakang pinggangnya. Ternyata hantaman tersebut akibat ditendang oleh seorang pria bernama Raihan (26).
Akibat tunjangan kaki pelaku, korban terjatuh, pingsan dan mengeluarkan darah dari kemaluannya.
Korban lantas dilarikan di RS Bahtiar Djafar karena parah dilarikan ke RS Wulan Windi. Namun kondisi korban urgent sehingga kembali dibawa ke RS Delima Labuhan.
Korban dan suaminya, Suriyadi berharap kepada Kapolres Pelabuhan Belawan agar kasus mereka segera ditindaklanjuti.
“Bapak Kapolres! Apa betul karena kami orang miskin sehingga kasus kami diendapkan,” ucap Suryadi suami korban kepada wartawan.
Kutipan progam kerja Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto diantaranya: mengedepankan penegakan hukum yang berkeadilan, transparan, dan tidak menyalahgunakan wewenang.
Konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo melalui Kanit Pidana Umum Iptu Marcelino Damanik tak dijawab.
Pertanyaan wartawan melalui layanan whatsapp contreng dua namun tak juga ada balasan. (JM)


