MnccTv News – Bangka.
Bupati Bangka, Fery Insani, langsung meninjau operasional tempat hiburan malam Indisky Lounge pada Senin siang (8/12/2025), usai menerima aduan warga yang datang langsung ke ruang kerjanya pada pagi hari.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Fery mengungkapkan bahwa keluhan terkait aktivitas Indisky Lounge laporan dari warga sekitar mendorongnya untuk turun langsung memastikan kondisi di lapangan.

“Warga datang dan melapor. Sudah lama kami mendengar aktivitas ini, jadi hari ini kami cek langsung agar semuanya jelas. Kami tak ingin mengambil langkah sepihak yang justru memicu masalah di masyarakat,” ujar Fery.

Dalam peninjauan tersebut, Fery menegaskan bahwa Indisky Lounge belum memiliki izin operasional diskotik, yang merupakan kategori usaha berisiko tinggi dan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Karena itu, ia meminta pengelola segera mengurus seluruh perizinan yang diperlukan.

Pihak Indisky Lounge diberikan batas waktu dua minggu untuk melengkapi izin. Jika tenggang waktu tersebut tidak dipenuhi, Bupati meminta aktivitas tempat hiburan malam itu dihentikan.

“Kami tidak anti usaha, tapi setiap usaha harus taat aturan dan tidak boleh mengganggu kenyamanan warga. Dua minggu ini waktu yang cukup untuk melengkapi izin,” tegasnya.

Bupati juga menekankan bahwa selama masa evaluasi ini, aktivitas yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di lingkungan sekitar harus segera dihentikan. Bila dalam dua minggu masih ada keluhan warga, lokasi usaha diminta pindah.

“Kalau tidak ada perubahan dan tetap meresahkan, silakan pindah. Kita harus jaga ketertiban lingkungan. Warga juga punya hak untuk merasa aman dan nyaman,” tambah Fery.

Keluhan warga memang cukup serius. Aciang, salah satu warga yang tinggal berdampingan dengan lokasi hiburan malam itu, mengungkapkan bahwa mereka sering terganggu oleh ulah pengunjung yang mabuk, ribut, hingga berkelahi. Bahkan tidak jarang terjadi keributan di teras rumah warga.

“Kami sering tidak bisa tidur. Teras dipenuhi botol minuman, ada yang muntah, bahkan sampai mengencingi pintu toko kami. Pernah juga ada yang melempar balok ke pintu. Sudah berkali-kali kami lapor ke tingkat pemerintah setempat , tapi tidak ada hasil,” ujar Aciang di hadapan Bupati dan pengurus Indisky Lounge.

Merasa tidak ada solusi, warga akhirnya memutuskan untuk langsung mengadu kepada Bupati Bangka.

Sementara itu, Manager Indisky Lounge, Endru, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya sudah berupaya mengurus izin, namun izin minuman beralkohol tidak disetujui sehingga perizinan operasional tidak bisa terbit. Saat ini Indisky Lounge hanya mengantongi izin restoran.

“Kami sudah coba urus, tapi izin minol tidak keluar,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya rutin membayar pajak.

Supervisor Indisky Lounge, Aris, mengatakan bahwa pihaknya selalu mengimbau pengunjung agar menjaga ketertiban dan tidak mengganggu warga sekitar. Ia memastikan proses pengurusan izin segera diselesaikan.

“Insya Allah, sambil berjalan, kami akan segera menyelesaikan perizinan itu,” tuturnya.

Di akhir pertemuan, Fery kembali menegaskan bahwa aturan harus ditegakkan demi menjaga ketertiban bersama.

“Jika dalam dua minggu izin tidak diurus atau masih ada keluhan warga, maka Indisky Lounge harus pindah. Kita ingin suasana aman bagi semua,” tegasnya.

Redaksi: Anas N70

\ Get the latest news /