PALI/MNCCTVnews,id Seorang konsumen berinisial UJ di Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menyampaikan keluhan terkait kesesuaian spesifikasi barang yang dipesannya melalui toko online inisial MO. Keluhan tersebut mencakup ukuran laras, spesifikasi teleskop, hingga kondisi bonus magazine yang diterima.

Berdasarkan keterangan UJ kepada redaksi, pesanan yang dibuat mencantumkan spesifikasi laras sepanjang 60 sentimeter serta teleskop TELE ALPHA V2 IR 3-9×40. Namun, setelah barang diterima, ia menilai terdapat sejumlah perbedaan antara spesifikasi yang dipesan dan produk yang sampai kepadanya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian UJ adalah ukuran laras senapan yang diterimanya. Ia mengaku telah melakukan pengukuran secara mandiri dan memperoleh hasil sekitar 54,5 sentimeter, berbeda dari ukuran 60 sentimeter yang tercantum dalam pesanannya.

Menurut UJ, pihak MO memberikan penjelasan bahwa ukuran 54,5 sentimeter tersebut diperhitungkan sebagai 60 sentimeter melalui metode pembulatan.

UJ mengaku masih mempertanyakan penjelasan tersebut karena menurut hasil pengukurannya, terdapat selisih ukuran yang perlu diperjelas.

Ia berharap pihak penjual dapat memberikan penjelasan mengenai metode pengukuran yang digunakan agar tidak terjadi perbedaan pemahaman antara penjual dan konsumen.

Selain ukuran laras, UJ juga menyoroti teleskop yang diterimanya. Dalam pesanan, ia menyebutkan produk TELE ALPHA V2 IR 3-9×40, sedangkan produk yang diterima menurut keterangannya bertuliskan Alpha V2 HK 3-9×40 non-lampu.

UJ menilai kedua produk tersebut memiliki perbedaan spesifikasi yang perlu mendapatkan penjelasan dari pihak penjual.

Berdasarkan keterangan pembeli, dokumentasi nota pemesanan dan foto kemasan produk turut disampaikan kepada redaksi sebagai bahan pendukung atas keluhan tersebut.

Ia berharap pihak toko dapat menjelaskan apakah produk yang dikirim telah sesuai dengan pesanan, termasuk mengenai perbedaan tipe dan fitur teleskop yang tercantum pada kemasan.

Persoalan lainnya berkaitan dengan bonus magazine yang diterima bersama pesanan.

UJ mengklaim terdapat ketidaksesuaian pada lubang jalur mimis yang menurut pengamatannya tidak sejajar dengan mekanisme kokang. Ia menyebut kondisi tersebut membuat komponen perlu disesuaikan secara manual agar dapat digunakan.

Kondisi itu menimbulkan pertanyaan baginya mengenai standar kualitas barang bonus yang diberikan kepada konsumen.

UJ berharap keluhan yang disampaikannya dapat menjadi bahan evaluasi bagi penjual dalam menjaga kesesuaian spesifikasi produk, kualitas barang, serta kejelasan informasi sebelum transaksi dilakukan.

Menurutnya, kejelasan spesifikasi dan kesesuaian barang yang diterima merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan antara penjual dan pembeli, terutama dalam transaksi yang dilakukan secara daring.

Dari keterangan UJ, Pihak Penjual Siap mengganti selisih harga teleskop senilai Rp. 50.000,- dan terkait laras itu katanya sudah sesuai dari 54,5cm di bulatkan menjadi 60 cm

Hingga berita ini disusun, redaksi masih membuka ruang bagi Maestro Official maupun CS IEMA untuk menyampaikan klarifikasi terkait perbedaan ukuran laras, spesifikasi teleskop, serta kondisi bonus magazine yang dikeluhkan konsumen.

(Awen)