Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Golf Arun, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Sabtu 13 september 2025. malam tersebut dihadiri sekitar 300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Termasuk yang bergerak di bidang migas dan supporting migas.
Sedangkan kegiatan yang dikemas bersamaan dengan Turnemen Gofl Wali Kota Lhokseumawe ini bertujuan untuk meyakinkan para investor bahwa Lhokseumawe dan Aceh aman serta nyaman untuk berinvestasi.
Ikut dihadiri pihak PT Perta Arun Gas, PT Pertamina Hulu Energy, PT Java Offshore, PT Pupuk Iskandar Muda, Dirut Bank Aceh, BSI , Aceh Water dan mitra strategis lainnya.
Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar dalam sambutannya menyatakan, Lhokseumawe sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat jadi salah satu lokasi hilirisasi migas dan akan dibangun oil Refinery dari 18 titik yang telah ditetapkan.
Bahkan untuk mengembalikan masa kejayaan Gas Aceh, maka pada bulan Oktober 2025 mendatang, pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan pengusaha dan kontraktor supporting migas di Banda Aceh yang bertajuk vendor day dan migas center.
“Ini untuk mendapatkan CIVD sebagai syarat bisa ikut serta dalam pengadaan yang ada di bawah BPMA,” urainya.
Ketua panitia pelaksana, Dr Faisal Matriadi mengungkapkan bahwa kesuksesan acara ini tidak terlepas dari dukungan para donatur dan golfer yang seluruhnya dari pihak swasta tanpa menggunakan dana dari APBD Kota Lhokseumawe
Bahkan antusiasme dari para investor untuk bisa menghadiri acara puncak pertemuan investor migas ini sangat besar, bukan saja dari Aceh, tetapi juga dari Medan dan Jakarta juga ikut berpartisipasi.
“Mereka menilai bahwa Kota Lhokseumawe adalah kota yang kondusif untuk investasi sesuai dengan visi dan misi Wali Kota Lhokseumawe,” katanya.



