MNCCTv NEWS
BANGKA BARAT – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Rudianto Tjen, menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses di Gedung Serbaguna Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (23/10/2026).
Sekitar 200 peserta hadir menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Aspirasi yang mengemuka meliputi kelangkaan BBM dan antrean panjang di SPBU, dampak El Niño yang memicu kemarau dan kebakaran hutan, hingga keterbatasan air yang menghambat aktivitas pertambangan. Warga juga menyoroti pemangkasan anggaran daerah yang dinilai berdampak pada pembangunan dan bantuan masyarakat.
Salah seorang peserta, Robet Sirait, guru SMPN 1 Muntok, mengungkapkan keprihatinannya terhadap keterbatasan Transfer ke Daerah (TKD) yang dinilai menghambat pembangunan serta program pelayanan publik.
“Pembangunan jadi terhambat, bantuan yang menyentuh rakyat langsung juga hampir pada posisi menyedihkan,” ujarnya.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Rudianto menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui kerja sama dan gotong royong bersama pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat.
“Saya juga sedih mendengar keluh kesah rakyat. Tapi kita tidak boleh berhenti. Saya bersama kawan-kawan akan berjuang agar rakyat bisa keluar dari krisis ini,” tegasnya.
Rudianto juga mengajak masyarakat memberikan dukungan agar perjuangan memperkuat kewenangan daerah dan memperjuangkan kepentingan rakyat dapat terus berjalan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bangka Barat Markus, anggota DPD RI Dr. Bahar Buasan, Imam Wahyudi selaku Direktur Rudi Center sekaligus Sekretaris Umum DPD PDI Perjuangan Babel, serta jajaran pengurus partai dan anggota DPRD.
Melalui reses ini, Rudianto berharap berbagai aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan perjuangan di tingkat pusat, sehingga persoalan yang dirasakan warga dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan dan koordinasi lintas pemerintahan.
Red.anasn70.
Reses di Mentok, Rudianto Tjen Serap Aspirasi Warga soal BBM Langka hingga Pemangkasan Anggaran
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini


