Kerinci.MNCCTVNews.com –  Wakil  Bupati Kerinci H.Murison diminta segera turun tangan menyikapi bentrokan yang terjadi antara sejumlah pelajar dari Pengasilama dan Tarutung.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 29 April 2025 tersebut mengundang keprihatinan masyarakat luas karena berpotensi merusak iklim pendidikan di wilayah tersebut.

Dari informasi yang diperoleh, bentrokan bermula dari penghadangan dari salah satu pelajar SMP.N13 Kerinci ketika perjalanan menuju sekolah yang dilakukan 2 orang  siswa SMA.N.6 Kerinci di pangkal jembatan desa Pulau pandan.

 

Masih seputaran informasi Dampak hal tersebut mengakibatkan siswa SMP N13 Kerinci asal desa pengasilama mengalami luka lembam bagian wajah dan bahu

 

Peristiwa tersebut  berlanjut sampai pada sore harinya, saling lempar batu dan kejar-kejaran antar siswa di perbatasan desa pengasi lama dengan pengasi baru.

 

Tokoh masyarakat dan para orang tua mendesak agar Pemerintah Kabupaten, khususnya Wakil Bupati, segera melakukan langkah mediasi dan pembinaan lintas sekolah guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Kami harap Pak Wabup segera memfasilitasi pertemuan antara pihak sekolah, kepolisian, dan tokoh masyarakat. Jangan sampai konflik kecil ini meluas dan menciptakan trauma bagi siswa lainnya,” tegas salah satu tokoh masyarakat setempat.

 

” Pemerintah Daerah diharapkan tidak tinggal diam dan segera mengambil sikap tegas dan terarah demi menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan pendidikan, ” tandasnya

\ Get the latest news /