Sungai Penuh MNCCTV.News.com – Polemik kepengurusan Yayasan SD Al-Fikri, salah satu sekolah dasar Islam terpadu (SD IT) di Kota Sungai Penuh, kini menjadi sorotan publik. Isu ketidakterbukaan pihak sekolah mencuat setelah salah satu pengurus yayasan mengungkapkan adanya dugaan ketidakjelasan struktur organisasi dan manajemen internal.
Sekolah yang berlokasi di Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Sungai Bungkal, itu sebelumnya dikenal sebagai lembaga pendidikan swasta dengan sistem terpadu. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, muncul dugaan bahwa pihak sekolah tidak lagi melibatkan sejumlah pengurus yayasan secara resmi.
“Sudah beberapa tahun terakhir saya selaku pengurus Yayasan Al-Fikri tidak pernah diundang dalam rapat internal sekolah. Saya juga tidak mengetahui laporan keuangan maupun perkembangan lainnya. Jika saya memang sudah bukan pengurus, seharusnya ada surat pemberhentian resmi, karena hal itu tercantum jelas dalam akta notaris. Tidak bisa begitu saja memberhentikan tanpa rapat atau pemberitahuan,” ujar sumber yang enggan disebut namanya saat dikonfirmasikan.
Lebih lanjut, sumber tersebut juga mempertanyakan sikap kepala sekolah SD Al-Fikri yang enggan menunjukkan struktur kepengurusan yayasan kepada awak media.
“Kenapa kepala sekolah menolak menunjukkan struktur itu? Jangan-jangan memang ada ketidakjelasan dalam susunan pengurus atau penggunaan dana yayasan. Saat diminta klarifikasi, kepala sekolah justru menolak dengan alasan itu urusan internal,” tambahnya.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak kepala sekolah maupun pengurus aktif Yayasan SD Al-Fikri belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tertutupnya informasi struktur dan pengelolaan yayasan tersebut.
Penulis : ET




