MNNCtv NEWS – Bangka
Pemerintah Kabupaten Bangka menggelar rapat bersama Bupati Bangka, Fery Insani, dengan para sesepuh warga Tionghoa Bangka dalam rangka penyajian materi dan pembahasan Lomba Arsitek Kawasan Pecinan Sungailiat yang telah memasuki tahapan lima besar.Scroll Untuk Lanjut MembacaRapat forum dialog berlangsung khidmat dan penuh dialog di Rumah Dinas Bupati Bangka, Sungailiat, pada Minggu malam, 21 Desember 2025.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangka yang didampingi Penjabat Sekda, Kepala Dinas PUPR, Kadis Nakerperindag,
Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Bappeda, Inspektur Inspektorat, Kepala BPPKAD, Kepala Dinas PMP2KUKM, Camat Sungailiat, serta Lurah Sungailiat.
Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Bangka Fery Insani, didampingi jajaran pimpinan OPD terkait. Hadir pula sesepuh dan tokoh masyarakat Tionghoa Bangka yang memberikan masukan strategis terkait arah pengembangan kawasan.
Salah satu pandangan penting disampaikan oleh Yonarto, yang menilai inisiasi Pecinan Sungailiat memiliki potensi besar jika dikembangkan secara berkelanjutan, tidak terbatas hanya pada perayaan Imlek, Ia mencontohkan keberhasilan kawasan Chinatown di berbagai negara seperti Binondo (Filipina), Yokohama (Jepang), Singapura, dan Malaysia, yang menjadi pusat wisata budaya dan kuliner sepanjang tahun.
“Bangka, khususnya Sungailiat, adalah simbol keberagaman. Harmoni etnis Tionghoa dan Melayu di sini adalah kekuatan yang tidak semua daerah miliki,” ujarnya.
Yonarto mendorong agar kawasan Pecinan Sungailiat dirancang sebagai ruang publik yang sustainable, walkable, dan memorable, sehingga mampu menghadirkan pengalaman berkesan bagi wisatawan dan mendorong mereka untuk kembali berkunjung.Ia juga mengutip teori Kevin Lynch tentang citra kota, yang menekankan pentingnya karakter jalan, simpul kawasan, distrik, dan landmark. Menurutnya, kelima peserta lomba telah mampu menerjemahkan konsep tersebut dalam rancangan wisata budaya dan kuliner yang dinilai matang.
Dalam forum itu, disepakati bahwa tiga dari lima peserta akan dipilih sebagai tiga terbaik tanpa penetapan juara, mengingat seluruh konsep dinilai memiliki kualitas dan potensi pengembangan yang sama-sama kuat.
Bupati Bangka Fery Insani menyambut baik seluruh masukan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Pecinan Sungailiat sebagai ikon budaya dan pariwisata Bangka Belitung, termasuk rencana menjadikannya lokasi perayaan Imlek terbesar di Bangka Belitung.
Rapat ini menjadi langkah penting dalam merancang kawasan Pecinan Sungailiat sebagai ruang hidup bersama, yang merepresentasikan identitas budaya, sejarah, serta keberagaman masyarakat Bangka secara berkelanjutan.
Red. Anas N70
Lima Besar Lomba Arsitek Pecinan: Sungailiat Bersiap Punya Chinatown Ikonik.Masa Depan Pecinan Sungailiat Dibahas Serius.
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini






