MNCCTV NEWS

Scroll Untuk Lanjut Membaca

BANGKA — Suasana haru dan sedih mewarnai kunjungan tim DPC dan PAC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka ke SDN 16 Romodong Indah, Belinyu. Di tengah senyum siswa menerima buku tulis, terselip kisah pilu seorang anak yang mengaku belum memiliki seragam sekolah karena keterbatasan ekonomi keluarganya.Rabu 30/09/2026

Mendengar cerita tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka, Erigustian, S.H., langsung memberikan empat seragam sekolah kepada empat siswa yang membutuhkan. Mereka terdiri dari dua siswa kelas I dan dua siswa kelas V.

Salah seorang siswa bahkan menangis tersedu-sedu ketika bercerita kepada Erigustian mengenai kondisi keluarganya. Tangis anak itu pecah saat mengungkapkan bahwa ia belum memiliki seragam sekolah yang layak untuk dikenakan. Wajahnya tampak sedih dan menunduk, seolah menahan malu di hadapan teman-temannya. Momen tersebut membuat suasana menjadi semakin haru dan menyentuh hati rombongan yang hadir.Erigustian dengan terharu langsung membelikan baju seragam tersebut

Melihat anak itu menangis, Erigustian langsung menghampirinya dan memberikan baju seragam sekolah. Bantuan tersebut diterima dengan mata berkaca-kaca, sementara tangisnya perlahan berubah menjadi senyum kecil. Bagi anak itu, seragam tersebut bukan sekadar pakaian, melainkan harapan agar ia dapat bersekolah dengan lebih percaya diri tanpa merasa berbeda dari teman-temannya.

Erigustian mengatakan, kehadiran tim merupakan bagian dari amanah partai untuk melihat secara langsung kebutuhan pendidikan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan dukungan.

“Ketika kami datang dan mendengar ada anak yang belum memiliki seragam karena keterbatasan ekonomi, tentu ini menjadi perhatian. Apalagi melihat anak tersebut sampai menangis, hati kami ikut terenyuh. Mudah-mudahan bantuan sederhana ini bisa meringankan beban keluarga dan membuat anak-anak lebih nyaman bersekolah,” ujar Erigustian.

Selain seragam, rombongan juga membagikan buku tulis kepada para siswa. Buku tersebut memuat materi edukatif, gambar Garuda Pancasila, materi matematika, serta lagu-lagu tanah air seperti Bagimu Negeri dan Tanah Airku.

“Yang kami berikan mungkin sederhana, tetapi kami berharap bisa menambah semangat anak-anak untuk belajar dan terus mengejar cita-cita,” katanya.

Kepala SDN 16 Romodong Indah, Jumaini, S.Pd.SD., mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada siswa dan sekolah.

“Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami. Ada siswa yang memang membutuhkan perlengkapan sekolah, sehingga bantuan seperti ini langsung dirasakan manfaatnya,” ujar Jumaini.

Di hadapan rombongan, Jumaini juga menyampaikan kondisi sarana pendidikan di sekolah yang sebagian sudah mengalami kerusakan. Ia berharap kebutuhan peralatan dan fasilitas belajar yang baru dapat menjadi perhatian berbagai pihak.

“Kami berharap ada dukungan untuk sarana pendidikan, karena beberapa peralatan yang digunakan sudah banyak yang rusak. Tentu ini penting agar proses belajar mengajar anak-anak dapat berjalan lebih baik,” katanya.

Kunjungan itu pun menjadi ruang bagi tim untuk melihat langsung kebutuhan siswa dan kondisi sekolah. Bagi seorang anak yang sebelumnya datang ke sekolah tanpa seragam yang layak, empat seragam yang diberikan hari itu bukan sekadar pakaian.

Seragam tersebut menjadi penghapus sebagian kesedihan, sekaligus penyemangat agar ia tetap belajar dan menatap masa depan dengan percaya diri.

Red.anasn70

\ Get the latest news /