Kerinci .MNCCTVNews.com – Desa Air Tenang Semurup, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci kembali menjadi sorotan tajam masyarakat. Proyek pembangunan di desa tersebut menuai kecurigaan dan kecaman lantaran dinyatakan rampung 100 persen, namun progres fisik di lapangan dinilai jauh dari kata maksimal.
Warga mempertanyakan kualitas dan metode pelaksanaan proyek, terutama dugaan absennya galian pondasi yang bisa berdampak fatal pada daya tahan bangunan. “Ini bukan asal cat tembok, ini soal keselamatan dan penggunaan uang rakyat,” kata salah satu warga geram.
Lebih memperparah situasi, proyek tersebut diduga tidak dilengkapi papan informasi yang seharusnya menjadi bentuk transparansi kepada publik. Tanpa papan proyek, masyarakat pun sulit mengawasi anggaran, pelaksana, dan waktu pengerjaan yang semestinya terbuka untuk umum.
Sementara itu, Kepala Desa Air Tenang Semurup justru terlihat santai, bahkan terkesan kebal kritik. Ia dikabarkan meremehkan pemberitaan di media sosial maupun media online sebagai “sekadar konten belaka.” Sikap ini jelas menyulut emosi masyarakat yang telah menyampaikan pengaduan ke pihak Inspektorat dan aparat penegak hukum Kabupaten Kerinci.
Masyarakat mendesak agar proyek-proyek yang bersumber dari Dana Desa diaudit tuntas. “Jangan biarkan tikus-tikus korupsi berpesta pora di negeri kami. Kepada Pak Presiden Prabowo, kami harap perhatian serius. Jangan sampai kepercayaan rakyat dihancurkan oleh segelintir oknum yang menggerogoti dana desa,” tegas seorang tokoh masyarakat.
Masyarakat Air Tenang menanti langkah konkret dari penegak hukum dan pengawas keuangan negara. Bila dibiarkan, maka rakyat lah yang terus jadi korban dari praktik dugaan penyimpangan anggaran yang dibungkus dengan baju pembangunan. ( ET )



