MNCCTV NEWS

Scroll Untuk Lanjut Membaca

SUNGAILIAT, BANGKA — Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka Kabupaten Bangka Tahun 2026 resmi ditutup. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan, serta memiliki semangat cinta Tanah Air.

Dalam acara penutupan, Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Bangka, Ridwan, S.PKP., mewakili Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bangka, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab.

“Menjadi Paskibraka bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga sebuah amanah. Kalian adalah representasi generasi muda Kabupaten Bangka yang diharapkan mampu menjadi contoh dan teladan bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Ridwan dalam sambutannya.

 

Menurutnya, proses pendidikan dan pelatihan yang telah dijalani para peserta bukan hanya bertujuan mempersiapkan mereka untuk melaksanakan tugas pengibaran bendera Merah Putih, tetapi juga membangun karakter dan mental generasi muda.

Nilai-nilai disiplin, kekompakan, kepemimpinan, tanggung jawab, nasionalisme, serta wawasan kebangsaan yang diperoleh selama diklat diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan sampai setelah Diklat selesai, kedisiplinan juga ikut selesai. Justru setelah ini tantangannya lebih besar. Jadikan disiplin sebagai kebiasaan, tanggung jawab sebagai karakter, dan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan,” tegasnya.

Ridwan juga mengingatkan para Paskibraka agar mampu menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, generasi muda harus memiliki kemampuan untuk menghargai perbedaan suku, agama, budaya maupun latar belakang.

“Paskibraka harus menjadi contoh bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Justru keberagaman adalah kekuatan bangsa Indonesia. Karena itu, jadilah generasi yang mampu menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang dapat memecah belah,” katanya.

Ia menambahkan, para peserta Paskibraka hendaknya tidak hanya dikenal karena seragam dan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga karena prestasi, akhlak, kedisiplinan, kepedulian sosial dan sikap sebagai generasi muda yang berintegritas.

“Jangan hanya dikenal karena seragam Paskibraka. Tetapi dikenal karena prestasi, sikap, sopan santun, kedisiplinan dan kepedulian kepada sesama,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ridwan turut menyampaikan penghargaan kepada para pelatih, pembina, instruktur dan panitia yang telah bekerja keras dalam membimbing para peserta selama proses Diklat berlangsung.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua dan keluarga peserta yang telah memberikan dukungan penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Menurutnya, keberhasilan pembentukan karakter Paskibraka tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga dan lingkungan pendidikan.

Menjelang pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ridwan berpesan agar seluruh Paskibraka melaksanakan amanah tersebut dengan penuh kebanggaan dan tanggung jawab.

“Ketika kalian berdiri di hadapan Merah Putih, ingatlah bahwa yang kalian bawa bukan hanya nama pribadi. Ada nama keluarga, sekolah, Kabupaten Bangka, dan bangsa Indonesia. Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Ia berharap pengalaman selama menjadi Paskibraka dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk melanjutkan pendidikan, meraih prestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Bangka.

“Tegakkan kepala, luruskan langkah, kibarkan Merah Putih dengan penuh kebanggaan. Jadilah generasi muda Kabupaten Bangka yang berkarakter, berprestasi, disiplin, dan cinta Tanah Air,” pungkas Ridwan.

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

\ Get the latest news /