MNCCTv News

Scroll Untuk Lanjut Membaca

SUNGAILIAT — Suasana berbeda tampak di halaman SMPN 3 Sungailiat, Senin pagi (25/5/2026). Upacara bendera yang biasanya dipimpin pihak sekolah, kali ini menghadirkan personel Sat Lantas Polres Bangka sebagai Inspektur Upacara dalam program Police Goes To School.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Bangka, Aiptu Dony Apriyandi, bersama sejumlah personel lalu lintas lainnya.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah lingkungan sekolah bukan sekadar menjalankan agenda seremonial, melainkan membawa pesan edukatif yang menyentuh kedisiplinan, keselamatan, hingga pembentukan karakter generasi muda.

Di hadapan ratusan pelajar dan dewan guru, Aiptu Dony Apriyandi menyampaikan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Menurutnya, kedisiplinan di jalan raya sejatinya berawal dari kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.

“Pelajar merupakan generasi penerus bangsa. Karena itu, penting untuk menanamkan kesadaran hukum, disiplin, serta tanggung jawab sejak sekarang. Tertib berlalu lintas bukan hanya soal aturan, tetapi juga tentang menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya dalam amanat upacara.

Selain mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, para siswa juga diberikan pembinaan terkait bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan media sosial, hingga pentingnya menjaga pergaulan yang sehat dan produktif. Dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif, personel Sat Lantas mengajak siswa menjadikan sekolah sebagai tempat membangun mimpi dan masa depan.

Tak hanya itu, para pelajar juga mendapat motivasi agar terus semangat belajar, menjaga etika, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki cita-cita yang tinggi demi menyongsong masa depan yang lebih baik.

Kasat Lantas Polres Bangka, AKP Kardonetso Siagian, mengatakan program Police Goes To School menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, pendekatan persuasif dan edukatif jauh lebih efektif dalam membentuk karakter pelajar dibandingkan pendekatan yang bersifat represif.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap pembinaan generasi muda. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat pelajar yang memberikan edukasi, motivasi dan rasa aman,” kata AKP

Kardonetso Siagian.
Ia menegaskan, pendidikan mengenai keselamatan berlalu lintas perlu terus digaungkan di kalangan pelajar mengingat tingginya mobilitas remaja di jalan raya. Kesadaran untuk menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas dan tidak berkendara di bawah umur menjadi bagian penting dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap arahan dan materi yang disampaikan. Interaksi hangat antara personel kepolisian dan para pelajar juga menciptakan suasana yang cair dan penuh keakraban.

Program tersebut sekaligus menjadi ruang membangun kepercayaan publik, khususnya kalangan pelajar, terhadap institusi kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan mitra masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polres Bangka berharap dapat melahirkan generasi muda yang disiplin, tertib, berkarakter positif, serta memiliki kesadaran hukum yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, edukasi sejak dini dinilai menjadi pondasi penting dalam menciptakan budaya keselamatan dan kehidupan bermasyarakat yang lebih baik.

Red.anasn70

\ Get the latest news /