SUNGAILIAT, Guyuran hujan sepanjang hari tidak menyurutkan semangat masyarakat Rambak, Kelurahan Jelitik, Sungailiat, untuk menghadiri Reses masa sidang III anggota DPRD Kabupaten Bangka, Eri Gustian, SH, pada Minggu sore (7/12/2025).
Meski cuaca kurang bersahabat, suasana reses justru berlangsung hangat, penuh kebersamaan, dan sarat nilai kedekatan antara wakil rakyat dengan warga yang diwakilinya.
Ratusan masyarakat tampak hadir mengenakan jas hujan, payung hingga mantel sederhana. Mereka datang dari berbagai kalangan—mulai dari Kepala Lingkungan, alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga warga setempat—menunjukkan bahwa hubungan antara Eri Gustian dan masyarakat Rambak telah terbangun kuat sejak lama.
Hadir pula Imam Wahyudi, S.IP., MH, anggota DPRD Provinsi Babel dari dapil Bangka yang selama ini dikenal dekat dengan konstituennya. Dalam sambutannya, Imam Wahyudi menyampaikan salam hangat dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri, serta Ir. Rudianto Tjen, anggota DPR RI dapil Bangka Belitung.
“Beliau berpesan agar seluruh kader PDI Perjuangan terus merawat silaturahmi, rajin turun, dan dekat dengan rakyat. Kita ini diberi amanah bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani dengan sepenuh hati,” ujar Imam, yang disambut tepuk tangan warga.
Masyarakat Hadir Karena Kedekatan Batin
Dalam kesempatan itu, Eri Gustian tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Kondisi hujan deras, kata dia, semestinya menjadi alasan untuk tidak datang. Namun fakta di lapangan justru sebaliknya—masyarakat hadir dengan antusias, tanpa keluh kesah, bahkan sebagian datang berjalan kaki dari rumah yang cukup jauh.
“Saya benar-benar terharu dan berterima kasih. Hujan hari ini bukan penghalang bagi warga untuk hadir. Ini membuktikan bahwa kedekatan hati dan rasa saling percaya jauh lebih kuat daripada hambatan cuaca,” ungkap Eri dengan mata berkaca-kaca.
Ia menambahkan, kehadiran warga di tengah hujan yang tak kunjung reda adalah bentuk dukungan moral yang luar biasa bagi dirinya sebagai wakil rakyat yang terus berupaya memperjuangkan aspirasi mereka.
“Semoga langkah tulus kalian semua menjadi keberkahan. Insyaallah apa yang disampaikan hari ini akan kita perjuangkan bersama-sama,” lanjutnya.
Reses Sebagai Ruang Mendengar Aspirasi Sebenarnya
Selain menjadi ajang silaturahmi, reses kali ini juga menjadi ruang bagi masyarakat Rambak untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait infrastruktur, sosial kemasyarakatan, hingga kebutuhan pemberdayaan ekonomi. Eri Gustian menegaskan bahwa seluruh masukan warga akan ia kawal dan bawa ke pembahasan tingkat DPRD.
“Kami hadir bukan hanya untuk menyapa, tetapi untuk mendengar dan mencatat apa yang menjadi harapan masyarakat. Itu adalah inti dari reses,” ucapnya.
Suasana reses ditutup dengan dialog interaktif dan ramah tamah sederhana. Meski digelar di bawah langit yang masih mendung, kegiatan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi warga maupun penyelenggara—sebuah bukti bahwa kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat tidak selalu memerlukan panggung mewah, melainkan ketulusan dan kepedulian yang nyata.